Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Archive for the ‘A’ Category

Arus 1 (rip current)

Posted by wahyuancol pada Maret21, 2009

Seorang pengunjung yang memakai nama habib pada tanggal 10 Maret 2009 bertanya tentang Rip Current. Berikut ini penjelasan saya tentang arus itu.

Rip Current adalah arus yang terbentuk di dekat pantai yang bergerak dari surf zone ke arah laut.

Menurut Dyer (1986), jangkauan maksimum arus ini ke arah laut dapat mencapai tiga kali lebar surf zone, dan kecepatannya sekitar 2 m/dt. Arus ini adalah perkembangan lebih lanjut dari massa air laut yang balik bergerak ke arah laut setelah gelombang pecah di pantai. Rip current mendapat umpan dari arus sepanjang pantai (longshore current). Dyer juga menjelaskan bahwa berdasarkan hasil observasi, rip current terbentuk di bagian pantai di mana gelombang pecah (breaking wave) yang rendah terjadi secara lokal.

Pantai yang berpotensi

Pantai yang berpotensi sebagai tempat munculnya rip current adalah pantai pasir yang lurus dan berada di lingkungan energi tinggi, seperti: pantai selatan Pulau Jawa. 

Arti Rip Current

  1. Dengan arus ini, sedimen di pantai dapat tertransport ke arah laut (offshore transport).
  2. Bagi olahraga selancar gelombang, arus ini biasa dimanfaatkan oleh peselancar untuk menghanyutkan dirinya ke arah laut sehingga dapat melewati zona tempat gelombang memecah.
  3. Bagi wisatawan pantai, arus ini sangat berbahaya bagi wisatawan yang bermain di perairan dekat pantai, karena arus ini dapat menyebabkan orang hanyut terseret ke tengah laut.

Tip Bila Hanyut

Bila kita hanyut terseret Rip Current, bersikaplah tenang dan jangan berupaya untuk lewannya, karena akan menyebabkan kehabisan tenaga. Biarkan diri kita hanyut sampai arus ini melemah dengan sendirinya. Setelah arus melemah, baru berupaya untuk berrenang kembali ke pantai, atau menunggu datangnya pertolongan.

Semoga bermanfaat.

Salam,

Wahyu

Iklan

Posted in A, Arus, GLOSARIUM | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »