Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Archive for the ‘Amerika Serikat’ Category

Optimisme Amerika

Posted by wahyuancol pada Juli7, 2009

Thomas Paine (1737-1809) adalah pemikir liberal Amerika yang tahun ini merayakan ulang tahunnya ke-200. Pada tahun 1776, Paine menulis karya berjudul “The American Crisis.”

Menjelang kemerdekaannya, rakyat Amerika kehilangan segala-galanya. Mereka dilanda musim dingin yang berkepanjangan. Mereka tidak mempunyai apa-apa lagi, kecuali harapan dan kesungguhan. “Harapan dan kesungguhan,” itulah kata-kata Paine yang diingat oleh hampir setiap orang Amerika.

Dengan kata-kata itu, George Washington pernah memberi semangat tentara Amerika sampai mereka memperoleh kemenangan yang berarti di New Jersey, Natal 1776, ketika mereka harus berjuang mempertahankan kemerdekaan negaranya.

Dengan kata-kata itu pula, Obama menggugah semangat rakyat Amerika untuk memulai zaman baru setelah mereka terpuruk di bawah pemerintahan Presiden Bush. Dalam hal ini, ingatlah kata-kata Presiden Barack Obama, “Yes we can”, yang diucapkan dalam kampanye-kampanye menjelang ia terpilih sebagai presiden. “Kami dapat menyelamatkan negara ini. kami dapat menggapai masa depan kami. Jatuh atau bangun, kami akan terus mencintai negeri kami. Kami akan terus berharap sejauh kami masih bernapas. Terhadap mereka yang sinis, ragu, dan takut, marilah kita katakan, spirit dari rakyat Amerika terangkum dalam tiga kata ini, yes we can,” kata Obama menjelang ia mendekati Gedung Putih.

Optimisme itu kiranya juga mewarnai kesebelasan sepakbola Amerika dalam Kejuaraan Piala Konfederasi. Di awal pertandingan mereka kalah 3-1 dari Italia, dan 3-0 dari Brazil; tetapi kemudian bangkit mengalahkan Mesir 3-0, dan Spanyol 2-0. Dengan mengalahkan Spanyol, Amerika maju ke final melawan Brazil.

Dalam dunia politik dan ekonomi, Amerika Serikat memang negara superpower. tetapi, dalam dunia sepak bola, Amerika adalah negara berkembang, sedang Spanyol adalah negara superpower.  Oleh karena itu adalah sebuah sensasi yang besar bila Amerika mengalahkan Spanyol.

Di dalam dunia sepakbola, Spanyol memang layak diberi gelar sebagai superpower. Dalam tiga tahun terakhir, hanya sekali Spanyol dikalahkan Romanis pada 16 Nopember 2006. Setelah itu, dalam 35 pertandingan mereka tidak pernah kalah. Menjelah Piala Konfederasi 2009 ini, 15 kali berturut-turut mereka menang. Kata penyerang Spanyol, Fernando Torres, “Kemenangan berturut-turut itu bukan hanya karena kami bermain dengan baik, tetapi lebih karena secara manusiawi kesebelasan kami luar biasa harminis. Kami saling mengenal satu sama lain sejak kami bermain dalam tim yunior.”

Dengan modal kemenangan yang demikian meyakminkan, ditambah dengan spirit kebersamaan yang demikian kental, Spanyol merasa pasti, mereka akan sampai ke final. “Kami akan menulis sejarah,” kata Torres menjelang pertandingan melawan Amerika Serikat. “Kami harus serius menghadapi Amerika walau terus terang kami sudah bermimpi akan bertemu dengan Brazil di final,” kata pelatih Vicente del Bosque.

Namun apa yang terjadi? Bukan Amerika Serikat yang dikalahkan oleh Spanyol, tetapi sebaliknya, Spanyol dikalahkan oleh Amerika Serikat.

Kemenangan Amerika Serikat atas Spanyol itu memang suatu keajaiban, namun, seperti diakui pelatih Jerman, Joachim Low, kemenangan itu juga disebabkan mereka mempunyai organisasi permainan yang amat rapi dan efektif, serta mereka mempunyai semangat juang yang gigih. Dan, khas bagi orang Amerika, di balik semangat juang itu adalah rasa optimis yang luar biasa.

————–

Sumber:

Ditulis ulang dari Catatan Sepak Bola berjudul “Optimisme Yes We Can” oleh Sindhunata. Kompas, 28 Juni 2009, hal 8.

Posted in Amerika Serikat, BELAJAR DARI | Dengan kaitkata: , , , , , , , | Leave a Comment »