Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Pulau Laag

Posted by wahyuancol pada Desember10, 2014

Pulau Laag

Koordinat: 05° 23′ 14″ LS, 137° 43′ 07″ BT

Titik Referensi: No. TR.092

Titik Dasar: No. TD.092

Letak Administrasi: Distrik , Kabupaten Asmat, Propinsi Papua.

Catatan:

  • Koordinat yang dikutip dari Atlas Pulau-pulau Kecil Terluar di atas bila diplot pada Google Earth jatuh di laut.
  • Posisi koordinatberikut ini dari Geographic.Org,  05° 22′ 00″ LS, 137° 44′ 00″ BT.
  • Nama lain pulau ini adaah Laag-eiland (Geonames.org),
  • Direktori Pulau-pulau Kecil Kementrian Kelautan dan Perikanan menyebutkan nama lain Pulau Laag adalah Pulau Jat (KKP). Kemungkinan nama ini salah karena menurut Getamap.net ada pulau lain di sebelah utara Pulau Laag yang bernama Pulau Djats.
  • Kata “laag” berasal dari Bahas Belanda yang berarti “rendah” (low – Bahasa Inggris)
  • Pulau Laag tidak berpenduduk.
  • Di pulau ini terdapat mercusuar tetapi tidak belum terekam di dalam citra satelit (World of Lighthouses)
  • Berdasarkan definisi atau pengertian pulau, maka Pulau Laag ini tidak dapat lagi disebut sebagai sebuah pulau. Secara visual bentuk pulau sudah tidak ditemukan lagi karena telah bergabung dengan Pulau Papua. Namun demikian, secara politis pulau ini masih diakui keberadaannya sebagai sebuah pulau, karena di pulau itu ada titik referensi dan titik dasar yang dipergunakan sebagai dasar penentuan batas negara.
  • Berbagai sumber menyebutkan bahwa di sebelah timur Pulau Laag terdapat Pulau Kecil (Pulau Klein), tetapi sekarang pulau itu tidak dijumpai lagi.

Informasi lain:

  • Pulau Laag adalah pulau yang telah kehilangan bentuknya dan karakternya sebagai sebuah pulau karena telah menyatu dengan daratan Pulau Papua. Kesimpulan ini dibuat berdasarkan pengamatan terhadap citra satelit dari Google Earth. Citra satelit tersebut memperlihatkan bahwa kawaan pesisir selatan Pulau Papua adalah daerah yang memiliki tingkat sedimentasi yang tinggi. Hal itu ditunjukkan dari banyaknya gosong pasir atau lumpur di perairan pesisir dekat pantai, terutama di sekitar muara-muara sungai (Gambar 1). Sangat mungkin bahwa Pulau Laag semula adalah sebuah mangrove cay, yaitu gosong pasir atau lumpur yang ditumbuhi oleh vegetasi mangrove.
  • Pulau Kecil atau Pulau Klein, saya duga juga mangrove cay. Karena dinamika kawasan tersebut yang sangat tinggi, maka pulau tersebut hilang. Beberapa situs, yang saya kutip di atas, masih menyebutkan lokasi keberadaan pulau tersebut.
Pulau Laag dan sekitarnya 02 ket

Gambar 1. Pulau Laag dan kawasan sekitarnya. Sumber Citra dari Google Earth, tanggal pencitraan 13 Desember 2011.

  • Menurut Buku Panduan Pelayaran, yang dipublikasikan oleh Pemerintah Amerika, pulau ini memiliki panjang 1000 m pada arah Utara – Selatan dan lebar 463 m, berelevasi rendah dan banyak ditumbuhi vegetasi. Pulau ini terletak sekitar 5 mil di sebelah Selatan – Baratdaya muara Sungai Blumen. Informasi ini memperkuat dugaan mengenai sejarah pulau ini yang diuraikan di atas. Buku ini juga menyebutkan keberadaan Pulau kecil yang sudah tidak ada lagi wujudnya itu.
  • Malam ini (11 Des 2014), dugaan saya tentang Pulau Laag dan tentang Pulau Kecil (Pulau Klein) yang saya uraikan di atas terjawab. Saya berhasil menemukan sebuah peta koleksi dari The University of Texas at Austin yaitu peta dari Joint Operations Graphic yang bissa dikenal sebagai JOG Map. Lembar: Pulau Laag, Indonesia; Nomor Seri: 1501 AIR; Nomor Lembar: SB 53-8; Edisi 1; Skala 1:250.000. Peta hasil kompilasi data terbaik sampai tahun 1967. Dipublikasikan oleh U.S. Army Map Service. Cuplikan peta itu yang memperlihatkan keberadaan Pulau Laag dapat dilihat pada Gambar 2.
Pulau Laag  JOG Map txu-oclc-224033150-sb53-08

Gambar 2. Pulau Laag dan kawasan sekitarnya tahun 1967. Tanda panah menunjuk ke Pulau Laag dan Pulau Kecil (Pulau Klein). Bandingkan dengan Gambar 1. Tampak Pulau Laag masih terpisah dari Pulau Papua, dan Pulau Kecil masih hadir. Sekarang, Pulau Laag telah menyatu dengan Pulau Papua dan Pulau Kecil telah hilang. Peta ini dikutip dari Peta Lembar Pulau Laag (JOG Map Lembar SB 53-8).

 

  • Peta Pulau Laag di atas juga memberikan nama lain dari Sungai Momats, yaitu Sungai Lecoco D’Armandville.
  • Mempertimbangkan sejarah perkembangan pulau ini, diperkirakan di masa mendatang garis pantai pulau ini akan terus berubah karena sedimentasi.

Prediksi Respon Terhadap kenaikan Muka Laut Global:

  • Karena pulau ini berada di lingkungan dengan tingkat sedimentasi yang tinggi, kenaikan muka laut global diperkirakan tidak akan berpengaruh terhadap kehadiran pulau ini meskipun elevasinya rendah.

Catatan Tambahan:

  • Berdasarkan hal-hal yang saya sampaikan di atas, maka dengan ini saya menyatakan bahwa Atlat Pulau-pulau Kecil Terluar dari Badan Informasi Geospasial (BIG – dahulu Bakosurtanal) perlu dikoreksi.
  • Koreksi juga perlu dilakukan untuk jumlah pulau-pulau kecil terluar yang sampai saat ini masih menyebutkan adanya Pulau Laag.

 Kembali

 

Satu Tanggapan to “Pulau Laag”

  1. John said

    Makasih atas infonya , Adria

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: