Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Angin Barat 2: Persoalan di Musim Angin Barat

Posted by wahyuancol pada Desember17, 2010

Kini kita di Indonesia telah memasuki Musim Angin Barat tahun 2010. Apabila kita mengikuti berita di berbagai surat kabar atau media massa lainnya, maka akan kita ketahui adanya berbagai persoalan yang timbulnya berkaitan erat dengan hadirnya musim angin barat. Berbagai persoalan itu adalah:

  1. Gangguan transportasi antar pulau. Gelombang yang tinggi dan angin yang kencang di kawasan Selat Sunda telah menyebabkan penyeberangan ferry tidak dapat beroperasi. Akibatnya adalah banyak truk pengangkut barang yang tidak dapat menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera, dan sebaliknya. Sementar itu, gangguan transportasi juga terjadi di Selat Bali. Operasi penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dilakukan buka-tutup. Di Kupang, lintas penyeberangan antar pulau dibatalkan dari Pelabuhan Kupang ke berbagai pulau di kawasan tersebut dibatalkan.
  2. Gangguan aktifitas laut di Bengkulu. Gelombang yang tinggi dan angin yang kencang di perairan Bengkulu menyebabkan para nelayan di daerah tersebut tidak dapat ke laut mencari ikan, dan kapal penumpang tidak dapat beroperasai.
  3. Gangguan transportasi batubara. Transportasi batubara dari Samarinda ke PLTU di Cilacap terganggu karena cuaca buruk di Samudera Hindia.
  4. Gelombang tinggi di perairan Propinsi Banten yang menyebabkan beraktifitas di kawasan pantai menjadi kegiatan yang berbahaya.
  5. Banjir di berbagai kawasan di Indonesia seperti di Pulau Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan.

Demikianlah gambaran singkat tentang dampak hadirnya musim angin barat di Kepulauan Indonesia. Apa yang diuraikan di atas hanyalah sekedar memberikian contoh yang sedang terjadi sekarang. Masih banyak persoalan yang sama terjadi di kawasan lain di Indonesia yang tidak sempat diberitakan sehingga tidak tercatat.

Kehadiran musim angin barat dan berbagai efek yang ditimbulkan itu bersifat rutin. Pasti terjadi setiap tahunnya sesuai dengan perubahan musim angin atau perubahan monsoon di Kepulauan Indonesia. Oleh karena itu, sebenarnya kita dapat memperhitungkannya kapan datangnya dan efek yang ditimbulkannya, sehingga kita dapat menghadapinya dengan baik.

Gambaran lebih jauh tentang masalah ini dapat dibaca pada Angin Barat 1. Sedang tentang siklus bencana alam di Indonesia dapat dibaca pada Siklus dan Kalender Bencana Alam.

Salam.

Wahyu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: