Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Volkanisme 2 (Erupsi Gunungapi: proses geologi berdampak global)

Posted by wahyuancol pada November2, 2010

Sejak akhir bulan yang lalu, bulan Oktober 2010, sampai sekarang di awal Nopember 2010, kepada kita masih disuguhkan drama erupsi Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Semburan awan panas gunungapi tersebut memberikan dampak langsung bagi lingkungan di lereng gunung itu dan penghuninya, berupa kematian manusia dan ternak, kerusakan lingkungan dalam bentuk kerusakan tumbuhan yang terbakar maupun karena tertutup debu, kerusakan fisik bangunan dan berbagai infrasuktur. Banyak penduduk menjadi pengungsi dan mereka kehilangan sumber penghidupan mereka beruka kerusakan kebung dan ladang serta kematian ternak peliharaan.

Dampak erupsi Gunung Merapi itu juga dirasakan ke beberapa daerah lain yang jauh, yaitu antara lain sampai ke Kebumen dan Pangandaran, dalam bentuk hujan abu. Dalam bentuk yang lain, erupsi Gunung Merapi ini juga dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas, yaitu dalam bentuk penundaan atau pembatalan penerbangan dari atau ke Yogyakarta dan Solo.

Beberapa bulan yang lalu di bulan April 2010, kita disuguhkan berita tentang banyaknya orang terlantar di berbagai bandara di berbagai negara sebagai akibat dari erupsi gunungapi di Eslandia, sebuah pulau kecil di tengah Samudera Atlantik. Erupsi Gunung Eyjafjallajokull di pulau yang terletak di Pematang Tengah Samudera itu melontar debu ke atmosfer yang oleh angin kemudian diterbangkan ke Benua Eropa. Debu itu menyebabkan pesawat terbang tidak berani beroperasi dan banyak bandara ditutup di Eropa, dan penerbangan di Amerika Utara dan Selatan, Asia-Pasifik, dan Afrika terganggu. Itulah dampak yang paling cepat dari erupsi gunungapi di masa moderen sekarang yang dirasakan secara hampir di seluruh bagian belahan Bumi.

Selain melontarkan debu yang dapat menimbulkan dampak yang terasa secara global, erupsi letusan gunung tersebut juga menyebabkan melelehnya gletser di sekitar kawah dan menyebabkan meluapnya sungai di dekat gletser tersebut.

Peristiwa tersebut mengingatkan kita bahwa erupsi gunungapi adalah satu-satunya fenomena alam yang bisa menunculkan dampak yang terasa secara global. Di Bumi memang terdapat berbagai proses alam (geologi) yang lain yang dapat merubah kondisi lingkungan, tetapi hanya volkanisme yang dapat memberikan dampak secara global. Dalam kurun waktu sejarah (historical time), di Indonesia tercatat erupsi Gunung Krakatau tahun 1883 dan Tambora tahun 1815 serta Krakatau Purba tahun 535 AD (Masehi) yang memberikan dampak global. Sedang dalam kurun waktu sejarah geologi, sekitar 74.000 tahun yang lalu, tercatat letusan gunungapi purba yang menghasilkan danau Toba.

Dalam sejarah geologi, tercatat beberapa periode kepunahan massal, dan banyak ahli yang percaya bahwa volcanism adalah penyebab kematian massal tersebut.

Salam,

WBS

Volkanisme 1 (Volkanisme: pengertian dan fenomena)

Volkanisme 3 (Volkanisme: hakekat, kerugian dan manfaat)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: