Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Volkanisme 1 (pengertian dan fenomena)

Posted by wahyuancol pada Oktober25, 2010

Volkanisme adalah fenomena aktifitas magma dari dalam bumi (dapur magma) yang naik ke permukaan bumi dan muncul di permukaan bumi. Di permukaan bumi, fenomena volkanisme yang paling menonjol dan dominan saat ini adalah, munculnya tubuh gunungapi, seperti yang ada di Indonesia. Di Hawai, aktifitas volkanisme menghasilkan semburan lava yang menyerupai air mancur yang dikenal sebagai lava fountain.

Aktifitas volkanisme ini merupakan penyebab dari hadirnya berbagai fenomena alam yang lain, yaitu gempa bumi (gempa volkanik), letusan gunungapi, semburan debu dan pasir, aliran lava, aliran awan panas, guguran lava, semburan gas (termasuk gas beracun), dan mata air panas.

Gempa volkanik adalah getaran yang terjadi karena proses naiknya magma ke permukaan bumi.

Letusan gunungapi atau erupsi letusan gunungapi adalah fenomena keluarnya magma di permukaan bumi yang diiringi dengan letusan yang melontarkan batuan, pasir,  debu dan gas ke angkasa karena tekanan gas yang sangat tinggi.

Semburan debu dan pasir adalah fenomena keluarnya magma di permukaan bumi yang menyemburkan pasir, debu dan gas. Tekanan gas tidak cukup kuat menimbulkan letusan.

Aliran lava adalah fenomena keluarnya magma dalam bentuk aliran.

Aliran awan panas (glowing clouds) adalah fenomena meluncurnya material panas berupa campuran  batu, kerikil, pasir dan debu dari puncak gunungapi yang menuruni lereng gunungapi. Debu yang berterbangan selama proses luncuran tersebut menyerupai awan.

Guguran lava (glowing avalance) adalah fenomena keluarnya lava dari puncak gunungapi dan kemudian meluncur menurini lereng gunungapi.

Semburan gas volkanik dari dalam bumi di kawasan gunungapi atau komplek gunungapi merupakan salah satu dari indikasi dari periode  akhir dari suatu periode aktifitas volkanisme atau dikenal sebagai Post Volcanic Fenomena. Hadirnya semburan gas volcanik menunjukkan bahwa di daerah tersebut pernah ada aktifitas volkanisme dan aktifitasnya telah mereda. Gas yang disemburkan itu adalah gas yang dilepaskan oleh magma.

Mata air panas (Hot Spring), seperti halnya semburan gas volkanik, juga merupakan indikasi dari akhir dari suatu periode aktifitas volkanisme. Kontak air tanah dengan panas dari magma menyebabkan air muncul sebagai mata air panas.

Selain gunungapi, kenampakan lain di permukaan bumi yang berkaitan dengan aktifitas volkanisme adalah hadirnya danau yang terbentuk karena erupsi letusan gunungapi. Salah satu contohnya adalah Danau Toba di Sumatera Utara. Danau tersebut sesungguhnya adalah sebuah kaldera yang terbentuk karena erupsi letusan gunungapi. Dalam sejarah Indonesia, letusan Gunung Krakatau tahun 1888 merupakan salah satu contoh dari erupsi letusan yang setara sebanding dengan letusan gunungapi purba yang menghasilkan Danau Toba.

Salam,

WBS

Artikel terkait: Magma, Lava

Volkanisme 2 (Erupsi gunungapi: proses geologi berdampak global)

Volkanisme 3 (hakekat, kerugian dan manfaat)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: