Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Banjir 4 (Banjir di kota)

Posted by wahyuancol pada Oktober25, 2010

Banjir dapat terjadi di kawasan perkotaan, seperti di Jakarta dan Bandung.

Tentu kemudian yang menjadi pertanyaan adalah mengapa banjir dapat terjadi di kota?

Telah kita pahami bahwa banjir adalah fenomena alam yang berupa tergenangnya permukaan bumi atau daratan oleh massa air. Sementara itu, kehadiran air di suatu daerah berkaitan erat dengan sistem drainasi di daerah tersebut, baik itu drainasi alamiah yang berupa aliran sungai, maupun drainase buatan yang berupa saluran buatan atau parit-parit.

Banjir terkait Aliran Sungai

Untuk kota yang dilalui aliran sungai, maka banjir dapat terjadi karena meluapnya aliran sungai. Keadaan ini umumnya terjadi di musim hujan dan berkaitan dengan sistem Daerah Aliran Sungai yang lebih luas, yang mencakup kawasan lain di luar kawasan kota yang dilalui oleh sungai tersebut. Untuk Jakarta, banjir seperti ini berkaitan dengan hujan yang terjadi di Bogor yang merupakan daerah tangkapan air dari sungai-sungai yang melalui Jakarta. Bila curah hujan sangat tinggi, maka banjir dapat melanda kawasan kota yang sangat luas.

Pada skala yang lebih kecil, banjir di kota yang berkaitan dengan aliran sungai ini terjadi hanya terbatas di dalam kawasan lembah alur sungai. Banjir jenis ini hanya dialami oleh mereka yang bertempat tinggal di dalam lembah alur sungai.

Banjir terkait Sistem Drainase Kota

Sistem drainase perkotaan dibuat dengan tujuan untuk menyalurkan air permukaan yang muncul di kawasan perkotaan pada saat hujan ke aliran sungai yang kemudian menyalurkannya ke laut, atau dari kota langsung ke laut. Banjir di kota tidak hanya terjadi karena meluapnya aliran sungai, tetapi dapat juga terjadi karena sistem drainase kota yang buruk, sehingga air permukaan yang muncul di kota pada saat hujan tidak dapat segera disalurkan ke dalam sistem aliran sungai atau langsung ke laut, sehingga akhirnya air permukaan itu menjadi air banjir yang menggenangi kawasan-kawasan kota dalam berbagai skala. Keadaan seperti ini sangat terasa di Jakarta. Baru hujan sebentar saja telah terjadi genangan air di mana-mana.

Banjir karena buruknya drainase kota ini dapat terjadi di kota yang terletak di dataran rendah seperti Jakarta, maupun kota di dataran tinggi seperti Ungaran dan Bandung.

Bisakah Kita Mengatasinya?

Bisa. Agar tidak terkena banjir karena air yang memenuhi alur sungai, seyogyanya kita tidak tinggal di dalam lembah sungai.

Agar tidak terkena banjir karena buruknya sistem drainase, (1) sistem drainase kota harus diperbaiki. Dan, (2) sistem pengelolaan sampah kota diperbaiki agar sampah tidak masuk ke dalam sistem drainase kota. Juga (3) kegiatan pembanguna  fisik kota diawasi agar tidak merusak sistem drainase kota yang telah ada. Dapat juga (4) dibuat sistem peresapan air permukaan buatan.

Untuk banjir karena meluapnya aliran sungai, persoalannya tidak sederhana karena menyangkut masalah pengelolaan Daerah Aliran Sungai yang berada di dalam lebih dari satu administrasi pemerintahan. Banjir karena meluapnya aliran sungai ini adalah fenomena alamiah dan kita tidak dapat mencegahnya terjadinya. Adapun yang dapat kita lakukan adalah mengurangi intensitasnya dengan mengelola sistem aliran sungai, seperti dengan (1) menjaga aliran sungai tetap pada kondisinya yang terbaik untuk menyalurkan air (mengeruknya bila banyak endapan sedimen di dalamnya, atau tidak melakukan pembangunan fisik yang mempersempit atau menutup aliran sungai).

Hal lain yang dapat dilakukan adalah (2) memperbaiki daerah tangkapan air di kawasan hulu agar dapat berfungsi optimal menanggap air hujan yang jatuh ke permukaan tanah. Bisa juga (3) membuat bendungan untuk pengendalian banjir di kawasan hulu atau tengah daerah aliran sungai. Bisa pula membuat kanal penyalur air banjir yang dapat mempercepat aliran sungai ke laut.

Penutup

Hal lain yang juga penting dalam mengatasi masalah banjir di kota adalah aspek disiplin warga kota, dan aspek penegaklan hukum.

Ingin tahu lebih jauh tentang banjir?

Banjir 1, Banjir 2, Banjir 3, Banjir 5, Banjir 6

Ingin tahu lebih jauh tentang banjir di kota? Silahkan ke Jakarta

Satu Tanggapan to “Banjir 4 (Banjir di kota)”

  1. Excellent way of describing, and good piece of writing to
    get facts about my presentation focus, which i am going to
    deliver in institution of higher education.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: