Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Negara Orang Buta

Posted by wahyuancol pada April30, 2010

Percayakah anda bila ada orang buta mengaku sebagai pengedar ganja?

Apabila yang buta itu seorang pengedar ganja yang kaya dan berkuasa dan punya banyak kaki tangan sebelum dia buta, mungkin benar dan kita bisa percaya. Tetapi, bila yang buta itu adalah suami istri yang tak berpunya dan sang suami hanya seorang tukang pijat, maka kita perlu menjungkir-balikkan logika dahulu atau membutakan mata hati baru bisa mempercayainya.

Nah, logika jungkir balik itulah yang terjadi di Medan (Indonesia). Penegak hukum “buta” yang mengadili orang buta. Dan kita, hanya diam saja karena buta. Mungkin memang, Indonesia kita ini adalah negara orang buta.

Berikut ini adalah kisah orang-orang buta itu [dikutip dari alamat: http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/hukum/10/04/30/113820-menkumham-geram-suami-istri-buta-dipenjara-belasan-tahun%5D:

————————-

Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, menemukan adanya seorang wanita tuna netra yang menjadi narapidana 15 tahun karena dituduh sebagai pengedar ganja. Hal itu ditemukan Menkumham saat melakukan Kunjungan Kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A Medan, Sumatera Utara, Jumat. Mendapatkan temuan itu, Patrialis Akbar geram dan langsung melaporkan ke staf ahli presiden. “Saya sudah melaporkan ke presiden atas temuan ini,” kata Patrialis yang tidak bisa menahan rasa geram atas temuan itu.

Narapidana tersebut bernama Warsiam (50) yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat di rumahnya Kampung Sidorukun, Jalan Baru, Bila Hulu, Labuhan Batu. Bahkan suaminya yang sama-sama tuna netra, M Nuh (46) divonis 18 tahun penjara, hingga ketiga anaknya saat ini telantar.

Menkumham mempertanyakan bagaimana mungkin seseorang yang tuna netra dituduh menjadi pemilik ganja.
“Dia sendiri buta, jadi bagaimana tahu bahwa itu adalah ganja,” katanya.

Karena itu, dirinya akan melaporkan temuan itu ke Kapolri dan Kejaksaan Agung serta ke Mahkamah Agung (MA). “Pihak polri sebagai penyidik, kejaksaan sebagai penuntut, dan MA sebagai yang menjatuhkan vonis,” katanya.

Menkumham juga akan meminta MA untuk mengabulkan grasi terhadap kedua narapidana itu. “Saya akan minta supaya mereka dibebaskan,” katanya.

Warsiam mengaku dirinya tidak mengetahui adanya barang terlarang itu pada Juni 2007. “Saya sama sekali tidak tahu yang namanya ganja,” katanya.

Peristiwa penggerebekan terjadi pada dinihari seusai dirinya melayani tamu untuk dipijat. Kemudian petugas Polsek Aek Batu, Labuhan Batu, Sumut, menggerebek rumahnya hingga dirinya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Rantau Prapat.

Di pengadilan M Nuh divonis 18 tahun penjara dan Warsiam 15 tahun penjara. Dirinya sempat ditahan di LP Rantau Prapat selama tiga tahun yang kemudian dipindahkan ke LP Wanita Kelas II A Medan pada Rabu (28/4).

———————–

Itulah Indonesia.

Salam dari Ancol,

Wahyu

2 Tanggapan to “Negara Orang Buta”

  1. kasihan banget nasib orang buta…

    Bolehngeblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: