Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

Kepulauan Indonesia

Kepuauan Indonesia terletak pada posisi silang, terletak diantara dua benua, Benua Asia dan Australia; dan diantara dua samudera, Samudera Hindia dan Indonesia. Kesadaran itu telah ditanamkan sejak awal ketika duduk di bangku sekolah. Biasanya, setelah itu diterangkan makna dari posisi silang itu. Makna geopolitik posisi silang Indonesia itu dijelaskan oleh Fajar seperti di bawah ini:

1. Politik: Indonesia berada diantara dua sistem politik yang berbeda, yaitu demokrasi Australia dan demokrasi Asia Selatan;

2. Ekonomi: Indonesia berada di antara sistem ekonomi liberal Australia dan sistem ekonomi sentral Asia;

3. Ideologis: Indonesia berada diantara ideologi kapitalisme di Selatan dan komunis di sebelah utara;

4. Sistem Pertahanan: Indonesia berada diantara sistem pertahanan maritim di selatan, dan sistem pertahanan kontinental di utara.

Di dalam situs e-dukasi.net, terkait posisi silang Keulauan Indonesia, dijelaskan secara singkat bahwa posisi itu memiliki arti penting terkait dengan iklim dan perekonomian. Setelah itu, secara singkat juga dijelaskan letak geologis Kepulauan Indonesia. Sayangnya  penjelasannya sangat minimal.

———————-

Di dalam blog ini, kita akan mencoba melihat sisi lain makna dari posisi silang Kepulauan Indonesia yang dilihat dari aspek kelautan, baik potensinya sebagai sumberdaya maupun sebagai sumber bencana serta berbagai proses alam lainnya yang berkaitan dengan posisi silang tersebut.

Secara garis besar dapat kita sebutkan hal-hal berikut:

  1. Berkaitan dengan posisi Kepulauan Indonesia yang terletak di antara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, maka:
    • Kita mengenal adanya Arus Lintas Indonesia (Arlindo, Indonesian Through Flow).
    • Kita mengenal adanya Coral Triangle yang pusatnya di kawasan timur Indonesia.
  2. Berkaitan dengan posisi Kepulauan Indonesia yang terletak di antara Benua Australia dan Benua Asia, maka kita mengalami perubahan musim:
    • Berkaitan dengan angin, secara umum di Indonesia kita mengenal Musim Angin Barat dan Musim Angin Timur.
    • Berkaitan dengan hujan, secara umum di Indonesia kita mengenal adanya Musim Hujan dan Musim Kemarau.
    • Berkaitan dengan keanekaragaman sumberdaya hayati di darat, kita mengenal adanya Garis Wallace.
    • Berbagai macam bencana alam di Indonesia berkaitan dengan posisi yang diapit dua benua ini. Seperti:
      • Bencana alam karena pukulan gelombang laut ke pantai atau gelombang tinggi berkaitan dengan musim angin.
      • Bencana alam banjir dan tanah longsor berkaitan dengan kehadiran Musim Hujan.
      • Bencana alam kekeringan dan kebakaran hutan serta kebakaran di perkotaan berkaitan dengan kehadiran Musim kemarau.

———————

Bagaimana bila Kepulauan Indonesia kita lihat dari sudut pandang Tektonik Dunia?

Dari sudut pandang tektonik dunia, Kepulauan Indonesia merupakan hasil interaksi dari tiga lempeng kerak Bumi yang utama, yaitu Lempeng Asia, Lempeng Samudera Hindia-Australia dan Lempeng Samudera Pasifik. Kondisi tersebut memberikan Kepulauan Indonesia sumberdaya alam yang beraneka ragam, dan demikian pula dengan sumber bencananya, tidak kalah variasinya.

Interaksi subduksi antar lempeng menyebabkan Kepulauan Indonesia kaya akan gunungapi dan sering mengalami guncangan gempa.

Interaksi antar lempeng kerak bumi menyebabkan di Kepulauan Indonesia banyak cekungan sedimentasi yang di dalamnya banyak terbentuk batubara, minyak dan gas bumi. Selain itu, aktifitas magmatis yang berasosiasi dengan sistem subduksi antar lempeng menyebabkan di  Kepulauan Indonesia banyak terjadi mineralisasi (pembentukan endapan mineral). Tambang-tambang tembaga, nikel, dan emas di Kepulauan Indonesia merupakan konsekuensi logis dari hadirnya sistem subduksi kerak bumi di Kepulauan Indonesia.

 

———————-

Wawasan Kebangsaan:

  1. Apa arti “Indonesia?”

Terkait dengan bencana:

  1. Bencana terjadi bersiklus.

Terkait dengan sumberdaya:

  1. Memiliki sumberdaya hayati yang unik.

6 Tanggapan ke “Kepulauan Indonesia”

  1. whateva berkata

    tolong tuliskan dampak positif dan negatif dari posisi silang tersebut.

  2. yonni1967 berkata

    Terima kasih informasi KWN nya. File ini buat tugas makalah dosen saya.

  3. Kiki rizli aulia berkata

    Tolong bantU saya.
    1.apa langkah dan seorang mahasiswa sbg warga negara mencermati keberadaan nusantara berada d antara 2 benua dan 2 samudra
    2.apa langkah mahasiswa apabila ada sekelompok org mengatakan bhw aku senang kalau melintasi wilayah perairan & udara sbgaimana djelaskan d atas.
    Tolong bantU saya untk menjawab pertanyaan ini,sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.

  4. Kiki rizli aulia berkata

    Maaf,
    SebelumNya saya ingin bertanya dr pertanyaan k2 itu,
    Apa alasan sekelompok org it mengatakan bhw aku senang kalau melintasi wil.perairan & udara it,

  5. wahyuancol berkata

    Saudara Kiki Rizli Aulia, terima kasih atas pertanyaan-pertanyaannya. Namun, tolong pertanyaan yang diajukan diperjelas. Apa yang dimaksud dengan “apa langkah” yang ada di awal pertanyaan tersebut?

    Kemudian untuk pertanyaan yang ke tiga, jawabannya yang tepat tentu harus ditanyakan sendiri pada orang yang mengatakan “aku senang kalau melintasi wilayah perairan dan udara itu.”

    Salam,
    Wahyu

  6. sugianto berkata

    Indonesia dengan jumlah pulau yang lebih dari 17.000 (17.504 pulau data TNI AL), dengan komposisi pulau besar,pulau keil,pulau perbatasan, pulau terluar saat ini pengelolaannya masih belum optimal dan focus terutama terhadap pulau-kecil yang terpencil. Untuk itu dibutuhkan kebijakan dengan komitmen yang jelas untuk pemerataan pembangunan yang berkeadilan, agar terjadi pemerataan pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat di pulau-pulau kecil tersebut dan yang paling penting kepedulian dan konsistensi krena swemua itu demi rasa nasionalisme.

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>