Bagaimana karakter orang Indonesia?
Berikut ini adalah pandangan Ibu Sri Mulyani Idrawati yang saya kutip dari hasil wawancaranya dengan majalah Intisari di Kantor Menko Perekonomian yang dipublikasikan bulan September 2009. Ketika itu, beliau masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia dan Menteri Keuangan RI.
—————
Orang Indonesia mudah disentuh, mudah dimotivasi, tapi lemah dalam delivery. Jadi niat itu gampang, tapi menghitungnya secara cermat, melaksanakan setiap tahap dengan seluruh upaya, mengambil resikonya, bahkan berkorban untuk itu, Indonesia lemah.
Mengapa?
Karena selama ini orang Indonesia dibesarkan oleh pendidikan yang tidak menghargai proses. Negara ini sangat didominasi oleh hasil. karena itu negara ini belum mampu menjadi negara industri. Satu dua jenius ada, tapi mereka membutuhkan sistem pendukung yang diisi oleh orang-orang yang berdedikasi terhadap proses. Makanya, reformasi saya (di Dep Keu) bukan untuk kelihatan keren di depan. Tapi lebih pada mengubah pola pikir.
—————-
Demikian pandangan ibu Sri Mulyani tentang orang Indonesia dan bangsa Indonesia.
Oh ya, majalah Intisari yang saya baca itu saya peroleh secara gratis di arena Seminar Internasional Disaster: Theory, Research and Policy di Sekolah Paska Sarjana UGM yang diselenggarakan 20-22 Oktober 2009.
Salam,
Wahyu

