Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

WOC 2009 – Acaranya Kota Manado

Ditulis oleh wahyuancol di/pada Mei11, 2009

Minggu malam sekitar jam 22.19 WITeng pesawat Garuda carteran yang saya tumpangi mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado setelah menempuh perjalan sekitar 3 jam terbang dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Begitu turun dari pesawat, kami disambut para petugas berseragan oranye yang dengan sigap menempelkan stiker WOC 2009 ke dadasetiap penumpang pesawat yang baru turun. Sempat saya tanyakan untuk apa? jawab mereka “sebagai penanda bahwa Bapak adalah delegasi WOC, dan untuk menjamin Bapak mendapat pelayan dari panitia.” Di dekat pintu keluar, kami disambut oleh anggota panitia yang berseragam kaos hijau yang dengan sigap bertanya “Bapak sudah mendapat penginapan?” atau “Bapak menginap di mana?” Sesampai kami di luar terlihat banyak penumpang yang menanti kenderaan untuk diangkut kepenginapan, sementara anggota panitia tampak sibuk mengurus keberangkatan kenderaan yang penuh dan mempersiapkan kenderaan untuk mengangkut para delegasi.

Di depan lapangan parkir bandara terlihat poster besar WOC mengucapkan selamat datang. Poster-poster sejenisterlihat terus di sepanjang jalan dari bandara sampai ke kota. Di kota apa lagi. Poster besar kecil terlihat di mana-mana. Setelah saya perhatikan ternyata poster-poster itu dibuat oleh berbagai pihak, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta. Ada poster dari sekolah maupun organisasi masyarakat. Petugas keamanan secara khusus memakai tanda pengenal WOC berwarna kuning di lengannya. Identitas perserta WOC menjamin seseorang mendapat pelayanan dari warga kota.

Jumlah perserta yang datang ke kota Manado diperkirakan lebih dari 3000 orang. Penginapan atau hotel tidak sanggup mencukupi kebutuhan penginapan para tamu. Karena itu, rumah-rumah penduduk diberdayakan untuk menampung tamu. Termasuk saya yang hanya kebagiantinggal di rumah penduduk.

Lalu lintas di Manado sehari-hari dalam kehidupan normal dikenal dengan kemacetannya. Untuk mengatasi masalah kemacetan, ditempuh kebijakan kenderaan yang berjalandibatasi dengan cara pembagian nomor polisi ganjil dan genap. Yang ganjil berjalan di tanggal ganjil, sedang yang genap berjalan di tanggal genap. Pengaturan itu berlaku selama 10 hari sejak hari tanggal 10 Mei 2009. Tidak ada protes dari warga kota Manado, yang menunjukkan bahwa WOC diterima dan didukung oleh warga kota. WOC acaranya Kota Manado.

Salamdari Manado,

Wahyu

2 Tanggapan ke “WOC 2009 – Acaranya Kota Manado”

  1. BobEcaEco berkata

    Salam kenal n mampir lewat dulu, Mas Wahyu. Mau meluncur ke WOC2009dotorg rumiyin, nggih.

  2. andreas berkata

    Selamatkan Nelayan dan Taman Bermain Anak-anak Laut

    samar-samar
    kerang laut masih gaungkan nyanyi lamat=lamat

    nenek moyangku orang pelaut……

    ya,
    kelak anak-anak kami
    yang kini masih bahagia bermain di pekarangan laut kami…

    memang harus diakui
    tidak leluasa lagi
    ada ceceran limbah minyak bumi, sampah-sampah dan limbah industri
    juga dari dapur dan kakus penduduk kota
    juga abrasi air laut

    bisa berpenghidupan, di ladang ikan ini
    bangga mengarungi seribu lautan
    untuk mengangkut dan memperdagangkan hasil bumi
    mengibarkan harga diri kami

    menjadi manusia sejati

    atau

    naga

    api

    laut, O! ikan, O! asin itu asin, api itu amarah

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>