Kepulauan Indonesia

Cerita dari, untuk dan tentang Kepulauan Indonesia beserta Penghuni dan Penduduknya

KUALITAS (Calon Wakil) KITA

Ditulis oleh wahyuancol di/pada April16, 2009

Pemilihan Umum untuk memilih anggota legislatif kita baru saja selesai kita lakukan pada tanggal 9 April 2009 yang lalu. Sementara penghitungan suara masih terus dilakukan, berbagai kondisi berkembang dan mengungkapkan bagaimana kualitas (calon wakil) kita yang sebenarnya. Ada Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang mengalami gangguan kejiwaan karena gagal meraih suara. Bahkan ada yang bunuh diri.

 

Mari kita coba simak apa yang terungkap oleh ahli psikologi politik dan ahli sosiologi politik sebagaimana dimuat oleh harian Kompas, Rabu tanggal 15 April 2009 yang saya kuitp dengan memodifikasinya tanpa merubah isinya (http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/15/04235834/caleg.alami.frustrasi).

 

Menurut Hamdi Muluk, dosen Psikologi Politik dari Universitas Indonesia, gambaran kualitas (Calon Wakil) kita adalah sebagai berikut:

 

1. (Calon Wakil) Kita Memiliki Mental yang Tidak Matang

  • Sikap negatif sejumlah calon anggota legislatif yang gagal memperoleh dukungan suara pada pemungutan suara lalu menunjukkan ketidakmatangan mental mereka. Para caleg yang merasa hebat tidak siap menghadapi kenyataan bahwa ternyata diri mereka tidak sehebat yang dipikirkan.
  • Ketidakmatangan mental itu dapat muncul dari yang paling ringan berupa ketidakmampuan berpikir jernih atau bertingkah laku buruk hingga tertawa atau menangis sendiri yang dikategorikan sebagai sakit jiwa.

2. (Calon Wakil) Kita Tidak Siap dengan Resiko Kegagalan

 

  • Mereka umumnya tidak siap dengan risiko kegagalan. Apalagi mereka telah mengeluarkan modal sangat besar dan menyisakan utang yang menumpuk.

 3. Budaya Berpartai Kita, Lemah

 

  • Budaya berpartai di Indonesia masih sangat lemah. Jarang partai yang mengader dan mendidik anggotanya hingga menjadi anggota partai yang benar-benar memahami politik dan tahu segala risikonya. Caleg hanya direkrut sebagai anggota partai beberapa bulan menjelang pendaftaran partai peserta pemilu.

 

Menurut Arie Sudjito, dosen Sosiologi Politik dari Universitas Gadjah Mada, kualitas kita adalah sebagai berikut:

 

1. (Para Caleg) Kita Mengalami Frustasi Sosial , Gagal Membangun Etika Politik

 

  • Kelakuan para caleg yang gagal mendulang suara itu menunjukkan kefrustrasian sosial. ”Ketidaksiapan mereka menghadapi kekecewaan menunjukkan gagalnya pembangunan etika politik,” katanya.
  • Proses demokrasi masih dianggap upaya mobilisasi vertikal dengan mengabaikan etika. Mereka berpolitik hanya dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan materi dan kekuasaan semata. Akibatnya, mereka menempuh berbagai macam cara untuk menang, baik dengan berbuat curang, tak jujur, maupun melakukan politik uang.

 2. Masyarakat Kita Pragmatis dan Kualitas Demokrasi Kita Merosot

 

  • Kondisi itu (yang disebutkan di atas – Pengutip) melahirkan caleg terpilih yang berasal dari kelompok masyarakat dengan modal besar. Masyarakat pun akhirnya memberikan pilihan praktis dengan memilih caleg yang paling besar memberikan kontribusi bagi mereka. Frustrasi politisi yang bertemu dengan tindak pragmatis masyarakat membuat kualitas demokrasi terus merosot.

 3. Demokrasi Kita Mewah, tapi Miskin Etika

 

  • ”Demokrasi kita sangat mewah (biaya besar), tetapi miskin etika politik,” katanya.

 4. (Calon Wakil) Kita Hanya Berpikir Mencapai Target Pribadi dan Tidak Siap dengan Agenda Normatif

 

  • Guncangan yang melahirkan frustrasi sosial itu tak hanya dialami caleg yang gagal. Namun, caleg yang akan lolos menjadi anggota legislatif juga mengalami hal sama. Mereka yang lolos hanya akan berpikir untuk mencapai target pribadi, tetapi tidak siap dengan agenda normatif sebagai wakil rakyat.

 Demikian gambaran kualitas kita yang tercermin dari kualitas para Caleg kita. Semoga kita dapat memperbaiki diri kita.

 

Salam,

Wahyu 

Satu Tanggapan ke “KUALITAS (Calon Wakil) KITA”

  1. wingit berkata

    setuju lah……

    http://www.myviewin.com/?idAff=4327

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>